suryawijaya.com

suryawijaya.com
Cayman Family Roots Names Data Base Sales

Kamis, 04 Agustus 2011

AMMAI AIIK Kendaraan Bermotor




ASURANSI TANGGUNG GUGAT

The Essentials of Insurable Interest :
a. Harus ada potensial liability yang dapat menjadi beban tertanggung
b. Liability atau kepentingan tersebut harus menjadi pokok pertanggungan
c. Tertanggung harus mempunyai ikatan hukum dengan pokok pertanggungan.
Dalam hal tidak terjadi kerugian/ kerusakan maka tertanggung merasa beruntung dan sebaliknya apabila terjadi kerusakan, maka tertanggung dapat merasakan kerugian.

Liability dapat timbul karena :
Tort dan Breach of Contract

Perbedaan dasar antara Tort dengan Breach of Contract :
Tort merupakan pelanggaran atas suatu kewajiban (breach of duty) dimana seseorang mempunyai kewajiban terhadap orang lain, dan dalam melakukan kewajiban tersebut tidak boleh mencederai atau menimbulkan kerugian, kerusakan terhadap orang atau pihak lain.

Breach of Contract merupakan suatu pelanggaran atas hak-hak yang timbul karena adanya perjanjian atau perikatan.

Jenis-jenis daripada tort adalah sebagai berikut :

1. Negligence
Adalah kelalaian seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya ia lakukan (lazimnya kelakuan manusia) atau tidak melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan.
Contoh : seorang guru stir mobil cedera karena pelajar (tergugat) menabrak tiang lampu, guru tersebut dinyatakan bersalah.

Yang harus dibuktikan oleh pemilik lampu :
• bahwa tergugat telah mempunyai kewajiban untuk berhati-hati (duty to take care)
• bahwa tergugat telah melakukan pelanggaran atas kewajibannya (breach of duty)
• bahwa akibat pelanggaran yang dilakukan oleh tergugat, penggugat mengalami kerugian
• pelanggaran kewajiban tersebut merupakan akibat langsung kerusakan

Psl 1365 KUHPdt
Tiap perbuatan melanggar hukum yg membawa kerugian kpd orang lain, mewajibkan orang yg karena salahnya menerbitkan kerugian itu, mengganti kerugian tsb.

Psl 1366 KUHPdt
Setiap orang bertanggung jawab tdk saja utk kerugian yg disebabkan karena perbuatannya, tetapi juga utk kerugian yg disebabkan karena kelalaian atau kurang hati2nya

Psl 1367 KUHPdt
Setiap orang bertanggung jawab tdk saja utk kerugian yg disebabkan karena perbuatannya, tetapi juga utk kerugian yg disebabkan karena perbuatan orang2 yg menjadi tanggungannya, atau disebabkan oleh barang2 yg berada di bawah pengawasannya.

Psl 1368 KUHPdt
Pemilik seekor binatang, atau siapa yg memakainya adalah selama binatang itu dipakainya, bertanggung jawab ttg kerugian yg diterbitkan oleh binatang tsb, baik binatang itu di bawah pengawasannya, maupun tersesat atau terlepasa dari pengawasannya.

Psl 1369 KUHPdt
Pemilik sebuah gedung adalah beratanggung jawab ttg kerugian yg disebabkan karena ambruknya gedung itu utk seluruhnya atau sebagian, jika terjadi karena kelalaian dlm pemeliharaannya atau karena suatu cacat dlm pembangunan maupun tataannya.

Berdasarkan pasal2 tsb, unsur2 yg harus ada sehubungan dgn adanya negligance :
1. Adanya perbuatan melanggar hukum
2. Sipelaku yg menimbulkan kerugian bersalah
3. Peristiwa tsb mengakibatkan kerugian
4. Kerugian yg terjadi harus mempunyai hubungan kausal dgn peristiwa tsb.

Perbuatan melawan hukum.... dalam keputusan Hoge Raad 31 Januari 1919 :
Perbuatan atau kelalaian, yang melanggar hak orang lain atau yang bertentangan dengan kewajiban hukum dari sipelaku, atau melanggar sopan santun atau ketertiban, yang dalam kehiupan bermasyarakat berlaku baik terhadap orang lain atau benda-benda.




Salah
Kata salah jangan diberi pengertian yang bersifat mutlak. Ditekankan pada pengertian risiko. Misalnya, seseorang memiliki mobil, ia menanggung risiko menabrak orang atau benda. Kalau ia menabrak, mungkin ia tidak bersalah tetapi sebagai pemilik mobil ia sadar bahwa ia memikul risiko yakni mencederai orang lain.

Harus ada kerugian
Kerugian terbagi dua, yaitu materiil dan non materiil.
Kerugian materiil dibedakan antara : cedera badan dan kerusakan harta benda, kedua macam kerugian ini merupakan kerugian yang nyata dan besarnya dapat dinilai dengan uang. Sedangkan kerugian non materiil tidak dapat ditetapkan secara pasti dengan uang. Cacat tetap dan trauma akibat kecelakaan tidak dapat dinilai secara pasti dengan uang.

Hubungan kausal
Kerugian yang terjadi harus merupakan akibat dari peristiwa tersebut, termasuk disini apabila kerugian tersebut baru terlihat beberapa waktu kemudian.

2. Nuisance
Nuisance adalah suatu kesalahan / pelanggaran hukum kpd orang lain yg mengganggu dia dlm hal menikmati kekayaan / harta bendanya.
Ch : sewaktu orang sedang tidur, kemudian ada orang yg main band di depan rumahnya.
Lic utare tue ut alienum non leades yaitu gunakanlah harta bendamu dgn tdk menyakiti atau merugikan orang lain.

Nuisance terbagi 2 yaitu :
Public nuisance (gangguan umum) tdk termasuk pd tort kecuali dlm hal khusus. Ch : menjual makanan yg kurang baik utk konsumen, merintangi jln raya umum. Dan private nuisance.

3. Defamation
Defamation adalah perbuatan melanggar hukum mencemarkan / menjelekkan nama baik dgn penghinaan tertulis (libel) atau lisan (slander). Ch : surat kaleng, iklan yg menjelekkan produk lain.

4. Trepass
Tres Pass adalah perbuatan melanggar hukum yg dilakukan dgn kekerasan (viet armis) terhadap orang, harta benda / hak orang lain. Ch : seseorang memasuki perkarangan orang lain dgn meloncat pagar dan tdk seizin yg punya.

Ciri As. Tanggung Gugat dibandingkan asuransi lainnya :
- Tidak adanya benda yang dipertanggungkan
- Ganti rugi yang diterima tertanggung bukanlah ganti rugi terhadap sesuatu benda tetapi ganti rugi terhadap kerugian oleh pihak III yang menjadi tanggung jawab tertanggung.
- Tuntutan ganti rugi yang mungkin dihadapi tertanggung jumlahnya pada umumnya tidak terbatas.
- Hanya menjamin kerugian yang harus dibayar tertanggung kepada pihak III berdasarkan ketentuan hukum.




LIMIT OF LIABILITY (LOL)

Suatu jumlah tertentu yang ditetapkan antara tertanggung dan penanggung yang membatasi kewajiban penanggung dalam hal terjadi kerugian. Jumlah ini menjadi beban sendiri bagi tertanggung.

LOL ini disepakati sebagai batas untuk :
a. Setiap kejadian atau kerugian yang terjadi.
Limit ini dinamakan “any one event” atau “any one accident” atau juga “any one claim”.
b. Setiap cedera badanm termasuk kematian setiap orang.
Limit ini dinamakan “any one person”.

Annual Aggregate Limit
Seringkali limit of Liability ini ditetapkan sebagai jumlah maksimal ganti rugi yang menjadi tanggung jawab penanggung untuk penggantian kerugian selama setahun atau selama berjalannya polis. Limit ini diterapkan dalam Product Liability.

Deductible
Suatu jumlah tertentu yang menjadi beban sendiri bagi tertanggung yang akan dikurangkan dari setiap kerugian yang harus dibayar penanggung. Penanggung bebas dari membayar ganti rugi apabila ganti rugi yang harus dibayar lebih kecil dari deductible.

Combined Single Limit (CSL) adalah apabila limit utk penggantian cedera badan & kerusakan harta benda ditetapkan satu jumlah saja.


PEMBAGIAN AS. TANGGUNG GUGAT
(a). Employers Liability (As. Tanggung Gugat Majikan).
(b). Public Liability mencakup Personal Liability dan Business Risk Liability
(c). Product Liability
(d). Profesional Indemnity
(e).

(a). Employers liability insurance
Asuransi yg memberikan jaminan TJH utk kecelakaan, luka badan, meninggal yg dialami oleh pegawainya dlm menjalankan tugas.

Underwriting factor :
1. Jenis pekerjaan karyawan / buruh
Bekerja di kantor, resikonya lebih kecil dibanding pegawai yg bekerja di pabrik, pertambangan & di perusahaan minyak
2. Usia pekerja

Yang tdk dijamin :
1. Cidera / sakit karena akibat moles (huru-hara, pemogokan, dll)
2. Buruh kontraktor tertanggung
3. Cidera dlm kecelakaan yg didasrkan pd suatu perjanjian
4. Cidera karena reaksi nuklir

Definisi Employee :
Adalah orang yang bekerja dibawah kontrak kerja dengan tertanggung, termasuk :
a. Buruh, para ahli (masters) dan orang2 yang dipekerjakan olehnya
b. Orang2 yang dipekerjakan oleh sub-contractor
c. Orang2 yang disewa atau dipinjam oleh tertanggung berdasarkan suatu perjanjian dengan mana orang2 tersebut dianggap menjadi orang2nya tertanggung
d. Orang2 yang melakukan tugas pelayanan tenaga manusia (manpower)

Juridiction Clause adalah klausula yg berhubungan dgn perluasan teritorial, dimana apabila terjadi klaim sehubungan dgn perlusan teritorial tsb maka hukum hukum yg digunakan adalah hukum dinegara penanggung utk mencegah penuntut shoping arround.
Ch : WNA yg bekerja di Indonesia & majikannya meminta penutupan asuransi di perusahaan asuransi di Indonesia, maka apabila terjadi klaim2 atas WNA tsb harus diselesaikan berdasarkan keputusan pengadilan di Indonesia.
Workmen’s Compensation
Asuransi yg memberikan ganti rugi pada buruh melalui majikannya atas kehilangan upah karena kecelakaan, mengalami cacat tetap atau kematian.

(b). Public / Business Liability Insurance
Asuransi yg memberikan jaminan kpd tertanggung atas TJH pihak ke III utk cedera badan atau kerusakan harta benda yg terjadi berkaitan dgn bisnis / kegiatan perusahaan tertanggung yg berlangsung.
 Di halaman perusahaan, misalnya : proses produksi, pembongkaran / pemuatan barang, pencemaran lingkungan, dll.
 Di luar halaman perusahaan, misalnya : pengiriman barang, pekerja memecahkan guci antik dirumah pelanggan saat memasukkan barang yang dipesan, dll.
Juga menjamin kerugian yang ditimbulkan karena hasil produksi perusahaan tertanggung juga dijamin, selama hasil produk tersebut masih berada dibawah pengawasan tertanggung.

Faktor2 utk menetapkan suku premi :
1. Jumlah pegawai / buruh (utk perusahaan)
2. Upah yg dibayarkan kpd pegawai / buruh (utk perusahaan)
3. Jumlah tempat duduk (utk gedung bioskop)
4. Jumlah kamar (utk hotel)
5. Jumlah tamu rata2 (utk hotel)

Risiko-risiko yang dikecualikan :
a. Resiko tersebut memang dianggap sebagai tidak dapat dipertanggungjawabkan, antara lain resiko yang menimbulkan kerusakan pada harta benda tertanggung sendiri
b. Untuk resiko tersebut sudah tersedia pertanggungan secara khusus, misalnya cedera yang dialami buruh perusahaan sudah tersedia polis asuransi kecelakaan rumah
c. Penanggung tidak bersedia memberikan jaminan tanpa adanya penelitian2 secara khusus terlebih dahulu yang diperlukan untuk menetapkan tambahan beban premi (surcharge) untuk resiko tersebut. Misalnya resiko pada mobil2 yang sedang dperbaiki dihalaman bengkel.

Jaminan Polis Asuransi Tanggung Gugat Publik yang lazim di Indonesia :
a. Jaminan uang, yang menjadi tanggung gugat tertanggung yang berkaitan dengan :
1. Cedera badan (bodily injury)
2. Kerusakan harta benda (material damage)
b. Biaya pengadilan yang dituntut pihak ketiga kepada tertanggung
c. Biaya pengadilan yang dikeluarkan oleh tertanggung sesuai dengan persetujuan tertulis penanggung.

Penilaian Risiko (Risk Assessment) dapat diperoleh dari data2 yang tercantum dalam SPPA/ proposal form, sbb :
a. Hal2 fisik dari halaman/ ruangan, umur bangunan2, bagian2 yang rusak tetapi tidak dapat diperbaiki, instalasi penerangan dan bangunan2 yang bersebelahan, terutama bangunan atau segala sesuatu yang mungkin dapat roboh atau jatuh dari atas.
b. Bahaya kebakaran yang dapat terjadi pada perusahaan yang akan dipertanggungkan dan pada bangunan2 yang bersebelahan.
c. Bahaya2 yang mungkin dapat timbul dari perusahaan itu sendiri atau yang dapat ditimbulkan oleh pekerja, tamu atau orang2 yang biasa datang di perusahaan, misalnya pemasok barang, alat pengangkut dsb.
d. Segala sesuatu yang dapat menciptakan bahaya yang khususnya pada perusahaan yang bersangkutan, misalnya : crane, lift, tangga, mesin, penimbunan bahan baku atau barang jadi, minyak pelumas yang dapat menyebabkan lantai menjadi licin dsb.
e. Pekerjaan bongkar muat yang mungkin dilaksanakan dalam perusahaan yang bersangkutan
f. Jenis2 barang yang dihasilkan perusahaan, misalnya barang2 yang mudah terbakar, meledak, beracun dan pembuangan limbahnya.
g. Bagian bangunan yang berupa papan2 reklame, kantin, tempat olahraga, klinik dsb.

Metode Penetapan Premi
a. Untuk perusahaan yang relatif kecil misalnya : Bengkel, rumah makan, toko swalayan dll, premi dapat ditetapkan berdasar jumlah pekerja. Misalnya jumlah pekerja dikalikan premi tetap (fixed premium) seorang pekerja. Sering ditemui premi rata2 (flat premium) untuk jenis risiko ini.
b. Upah buruh juga dapat dipakai terutama untuk perusahaan yang melaksanakan pekerjaan jauh dihalaman perusahaan misalnya perusahaan kontraktor, bongkar muat, CS dsb.
c. Kapasitas perusahaan dapat juga dipakai misalnya jumlah tempat duduk untuk gedung bioskop, tempat tidur untuk hotel, tangki untuk perusahaan yang menyimpan benda cair dsb.
d. Luas halaman dapat dipakai untuk sebuah peternakanm real estate, dsb. Jumlah uang sewa tahunan atau luas bangunan digunakan untuk menetapkan premi sebuah apartemen.

Personal Liability Insurance
Asuransi yg memeberikan jaminan kpd seseorang dalam kedudukannya sebagai pribadi, ortu, majikan dalam rumah tangga atas tuntutan TJH pihak ke III utk cedera badan atau kerusakan harta benda yg timbul karena perbuatan/ kelalaiannya sendiri atau perbuatan orang2 yang berada dibawah tanggung jawabnya, karena binatang2 atau bangunan miliknya.

Pengecualian :
1. Tanggung gugat yg timbul dari perjanjian (contractual liability)
2. liability yang berasal dari kepemilikan, pengawasan atau mengemudikan kendaraan yang lazimnya ditutup dalam polis kendaraan bermotor
3. liability yang berasal dari hewan kecuali anjing penjaga rumah (anjing piaraan), kucing.
4. liability yang berasal dari atau berkaitan dengan kepemilikan, pengawasan dari kapal2 termasuk pesawat udara yang biasanya dijamin dalam polis marine atau aviation.
5. liability yang berasal dari hubungan pemilik atau kepemilikan tanah atau bangunan. Liability ini dijamin oleh householder policy
6. liability dalam hal kecelakaan badan atau pesakitan dari anggota keluarga tertanggung, pembantu2nya dan pegawai2nya
7. liability dalam hal kerusakan harta benda yang berada dalam pengawasan tertanggung.


(c). Product Liability Insurance
Asuransi yg memberikan jaminan atas produk dari perusahaan tertanggung yg sudah berada di luar pengawasannya atau berada di pasaran yg mengakibatkan kerusakan harta benda atau cedera badan konsumen / pihak ke III.

Produk yg menimbulkan kerugian kpd konsumen dpt berupa akibat dari (faktor penyebab) :
1. Kesalahan desain atau konstruksi (faulty design)
Kesalahan dlm perhitungan / kurang cermatnya penelitian di laboratorium.
2. Kesalahan dlm proses produksi/ pembuatan.
Kesalahan ini disebabkan antara lain karena kecerobohan pekerja / mesin yg kurang baik jalannya.
3. Kesalahan dlm pemberian penjelasan ttg penggunaan atau cara penyimpanan.
Dalam hal ini produk tersebut keadaannya baik, tetapi petunjuknya kurang lengkap atau bahkan salah.

Contoh kasus :
Perusahaan yang memproduksi tepung ternak telah salah mengirim barang ke konsumen, dimana pada waktu memasukkan barang kedalam kemasan ternyata yang dimasukkan bukan tepung ternak melainkan tepung kimia. Pembeli yang menyangka barang tersebut tepung ternak tanpa ragu mencampurkan kepada makanan ternak. Akibatnya ternaknya mati atau sakit sehingga terpaksa disembelih atau dimusnahkan karena akan berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia.

Pengecualian :
a. Injury or damage diluar batas teritorial yang disebutkan didalam polis
b. Keputusan pengadilan diluar negeri yang disebutkan didalam polis
c. Biaya perbaikan, renovasi atau penggantian pada barang2 yang cacat sejak dari pabriknya
d. Injury atau damage karena kesalahan kontraktor atau yang merupakan tanggung jawab kontraktor
e. Liability yang timbul selama barang2 tersebut masih berada dalam pengawasan tertanggung atau masih dalam kepemilikan tertanggung
f. Radioaktif, peledakan nuklir dan liability terhadap karyawan yang menangani produk tersebut.


Faktor2 underwriting dlm product liability insurance (penetapan premi) :
1. Jenis produksi yang dihasilkan
2. Tempat tujuan export
3. Turn over volume penjualan
4. Volume produk yang diekspor
5. LOL
6. Deductible yg disepakati
7. Pengecualian2 yg diberlakukan
8. Jangka waktu pertanggungan




Besarnya ganti rugi yg dibayar oleh penanggung dibatasi dgn :

Claim Series Clause : Sederetan klaim yang disebabkan oleh penyebab yang sama, misalnya keracunan makanan, dianggap satu kejadian. Batas maksimal ganti rugi dari penanggung adalah sebesar limit untuk “any one occurence” atau “any one claim”.

Teritorial Limit adalah batas teritorial dimana penanggung hanya akan memberi ganti rugi atas klaim2 yg terjadi di daerah yg disebutkan dlm polis.

Deductible


Product Guarantee adalah jaminan terhadap risiko2 yg tdk dijamin dlm product liability insurance yaitu apabila barang2 yg diproduksi tsb ternyata gagal atau tdk berjalan sesuai dgn fungsinya & terbukti bahwa kegagalan tsb karena adanya cacat.
Umumnya jaminan pada product guarantee adalah “Claim Made Basis” yaitu bahwa polis berlaku hanya terhadap klaim2 yang dibuat pemakai produk tersebut kepada tertanggung atau yang diberitahukan kepada tertanggung selama jangka waktu polis.

Jaminan yg diberikan :
1. Mengganti atau memperbaiki barang2 cacat yg disupply
2. Loss of Use by the customer atau biaya pengganti
Misal : seorang pedagang telah gagal dalam perjalanannya karena loss of use of a defective acr yang diberikan oleh tertanggung.
3. Kerugian keuangan yang diderita oleh pemakai ketika mesin2 yang baru dipasang gagal berfungsi dan ketika diperiksa ternyata ada defective material pada bagian mesin tersebut, sehingga pemakai tersebut harus mengeluarkan biaya untuk membongkar mesin tersebut dan kemudian memasang mesin penggantinya. Tertanggung disamping bertanggung jawab untuk memperbaiki atau mengganti mesin tersebut juga harus mambayar biaya yang dikeluarkan oleh pemakai.

(d). Profesional Indemnity Insurance
Asuransi yg memberikan jaminan kpd tertanggung / seorang pemegang profesi terhadap tanggung gugat dari klien / nasabah yg menderita kerugian karena kesalahan / kelalaian.

Hal2 yg dijamin dlm profesional liability insurance :
1. Tanggung gugat yg timbul dari pelaksanaan profesi yg bersangkutan. (profesional hazard)
Misalnya seorang dokter menyuntikkan obat yang salah pada pasiennya
2. Tanggung gugat yg timbul karena hal2 yg ada dlm tempat dimana profesi tsb dilaksanakan (premises operation hazards)
Misalnya seorang pasien tergelincir ditoilet tempat praktek kerja dokter yang licin karena tidak pernah dibersihkan.

Claim made basis artinya bahwa penanggung hanya bertanggung jawab atas klaim yg terjadi dlm kurun waktu berlakunya polis.

Claim Occurance basis artinya penanggung bertanggung jawab atas klaim yg terjadi pada saat periode asuransi & mengabaikan kapan penyebabnya terjadi. Ch : retroactive

Proses terjadinya suatu klaim tanggung gugat profesi dpt dibagi dlm 3 tahap :
1. Kegagalan dlm melaksanakan profesi
2. Terwujudnya kerugian
3. Tuntutan ganti rugi

Jaminan mundur (retroactive cover) adalah jaminan yg diberikan oleh penanggung terhadap kerugian2 akibat kesalahan tertanggung yg dibuatnya antara 1 sampai 3 thn sebelum ia menutup pertanggungan.
Syarat2 utk dpt diberikan jaminan mundur :
 Calon tertanggung pd waktu minta ditutupnya pertanggungan tanggung gugat profesi sudah mempunyai polis sejenis yg akan segera berakhir, antara pertanggungan baru dgn berakhirnya pertanggungan yg lama tdk boleh ada waktu yg lowong.
 Jaminan mundur tdk akan lebih lama dari pada jangka waktu polis yg akan berakhir tsb.
 Jaminan mundur ini tdk menjamin terhadap :
- Kerugian yg sudah diketahui
- Hal2 yg menyebabkan kerugian sudah diketahui atau sepatutnya dpt diketahui tertanggung.
 Kerugian2 yg sudah dilaporkan kpd penanggung yg lama, tetapi belum diselesaikan

Extended Reporting Period adalah tambahan waktu pelaporan terjadinya klaim sampai dgn 10 thn karena lamanya pengumpulan data2, namun dipersyaratkan bahwa klaim yg belum lengkap datanya itu pemberitahuan adanya klaim telah diberikan pd masa polis masih berlaku.

Pengelompokkan profesi

Profesional Group Profesional Endorsment
Accounting tax Accounting & Tax endorsment
Legal Legal profesional endorsment
Medical Medical practitioners endorsment
Medical institutions endorsment
Technical Architects & Engineering endorsment
Miscellancous Miscellancous profesional endorsment

Perluasan jaminan (Coverage Extension)
a. Loss of documents liability
Hilangnya dokumen yang dipercayakan kepada tertanggung, misalnya IMB
b. Prior act liability
Kesalahan yang dibuat tertanggung sebelum ia menutup pertanggungan
c. Libel and Slander
Resiko tanggung gugat karena fitnah yang diperbuat tertanggung terhadap pihak ke III baik dalam bentuk tulisan (libel) maupun ucapan (slander).


Persyaratan utk profesional yg akan dipertanggungkan :
1. Akademis
2. UU / peraturan dari pemerintah / organisasi profesi
3. Persyaratan2 lain yg berkaitan dgn profesi yg bersangkutan

Bahan pertimbangan bagi underwriter dalam melakukan penutupan asuransi profesi (risk assessment) :
a. Jenis profesi yang dilaksanakan oleh calon tertanggung
b. Apa kewajiban tertanggung (con

Penetapan Premi dlm asuransi profesi dibagi 2 :
1. Kelompok profesi kesehatan
2. Kelompok profesi selain kesehatan





Vicarious Liability
Adalah seseorang harus bertanggung jawab bukan saja pada kelalaian dirinya tetapi juga akibat kelalaian orang-orang yang berada dibawah tanggung jawabnya, seperti halnya keluarganya atau para pegawainya, atau binatang piaraan atau barang-barang yang berada dibawah pengawasannya.

Vicarious liability timbul apabila satu pihak yang harus bertanggung jawab untuk kesalahan pihak lainnya dan ungkapan QUI FACIT PREALIUM FACIT PERSE (dia yang melakukan sesuatu melalui orang lain adalah berarti dialah pelakunya).

Contoh
1. Orang tua dan wali bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh anak yang belum dewasa, yang tinggal pada mereka dan terhadap siapa mereka melakukan kekuasaan orang tua atau wali.

2. Guru sekolah dan kepala tukang bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh murid atau tukangnya selama waktu orang itu berada dalam pengawasannya.

ONUS OF PROOF (cara pembuktian)
Pembuktian adanya Negligence (kelalaian) biasanya terletak pada penuntut, ia harus membuktikan bahwa si tersangka telah terlibat dalam pelanggaran kewajiban untuk berhati-hati dan kesalahannya tersebut mengakibatkan langsung kerugian kecelakaan, dan apabila tersangka menolak maka tersangka yang harus dapat membuktikan.

RES IPSA LOQUITOR
Faktanya sudah berbicara sendiri jadi si penggugat tidak perlu lagi membuktikan kelalaian si tergugat.
Contoh : seorang datang kekantor nasabah sewaktu lewat ruang tamu tiba-tiba internet jatuh mengenai tamu tersebut. Tamu tersebut bisa menuntut kepada nasabahnya tanpa harus membuktikan.

Pembelaan dlm Tort (General Defences of Tort) :
1. Volenti non fit injury adalah apabila seseorang telah diizinkan menderita kecelakaan sbg suatu resiko, maka ia tdk dpt menyalahkan siapapun atas kecelakaan yg dideritanya sbg akibat perbuatan yg dilakukannya. Ch : seorang petinju tdk dpt menuntut kerugian akibat kecelakaan kpd lawannya.
2. Inevitable accident (kecelakaan yg tak terelakkan)
3. Act of God (bencana alam)
4. Emergency (darurat)
5. Necessity (menghindari kerugian yg lebih besar)
6. Ilegal Act Of The Plaintiff (tindakan melawan hukum dari si tergugat)
7. Contributory negligance adalah dlm suatu peristiwa yg mengakibatkan kerugian pihak ke III juga ikut bertanggung jawab.

Punitive damage adalah pengrusakan yg dilakukan dgn sengaja oleh tertanggung atas harta benda yg dipertanggungkan. Jenis kerugian ini tdk dijamin dlm perasuransian

Household policy adalah polis atas bangunan, dimana polis ini mengikut sertakan public liability section yg mengcover baik bangunan atau isinya. Polis atas bangunan hanya menjamin public liability kpd seorang pemilik yg tdk menempati tempatnya tsb. Sedangkan polis yg mengcover isi bangunan saja akan mengganti rugi kpd tertanggung atas legal liability.


PRODUCT LIABILITY INSURANCE
Adalah as. Tanggung gugat manufacture, yaitu suatu asuransi tanggung gugat yang menjamin kerugian yang mungkin dihadapi oleh suatu badan industri manufacture (yang menghasilkan suatu produk) karena tuntutan ganti rugi dari konsumennya sebagai akibat memakai produk yang sudah tidak lagi dibawah pengawasan tertanggung yang cacat produksi, sehingga konsumen tersebut menderita cidera badani (bodily injury) atau menderita kerugian harta benda (property damage). Misalnya kasus biskuit beracun
n kepada konsumen

Product Liability Insurance
Asuransi yg memberikan jaminan atas produk dari perusahaan tertanggung yg sudah berada di luar pengawasannya atau berada di pasaran yg mengakibatkan kerusakan harta benda atau cedera badan konsumen / pihak ke III.

Pengecualian :
1. Cedera / kerusakan di luar batas teritorial yg disebutkan dlm polis
2. Biaya perbaikan, renovasi atau penggantian pd barang2 yg cacat sejak dari pabriknya
3. Liability yg timbul selama barang2 tsb masih berada dlm pengawasan tertanggung
4. Radioaktif, reaksi nuklir & liability terhadap karyawan yg menangani produk tsb
5. Keputusan pengadilan di luar negeri yg disebutkan di dlm polis

Teritorial Limit adalah batas teritorial dimana penanggung hanya akan memberi ganti rugi atas klaim2 yg terjadi di daerah yg disebutkan dlm polis.

Annual Agregate Limit adalah batas maksimal ganti rugi yg menjadi tanggung jawab penanggung utk kerugian selama setahun.

Product Guarantee adalah jaminan terhadap risiko2 yg tdk dijamin dlm product liability insurance yaitu apabila barang2 yg diproduksi tsb ternyata gagal atau tdk berjalan sesuai dgn fungsinya & terbukti bahwa kegagalan tsb karena adanya cacat
Jaminan yg diberikan :
4. Mengganti atau memperbaiki barang2 cacat yg disupply
5. Kerugian keuangan yg diderita oleh konsumen
Comprehensive General Liability Insurance
Asuransi yg memberikan jaminan berupa gabungan yaitu tanggung gugat terhadap kerugian karena kegiatan perusahaan dan kerugian karena produk perusahaan.

Hal2 yg membatasi tanggung jawab penanggung dlm CGLI :
1. Claim Series Clause adalah klausula yg menetapkan bahwa sederetan klaim yg disebabkan penyebab yg sama, misalnya keracunan jenis biskuit.
2. Teritorial Limit
3. Deductible

Legal Expenses or Cost Insurance
Klausula yg menyatakan bahwa perusahaan akan :
1. Membayar seluruh biaya2 yg dikenakan dgn persetujuan tertulis
2. Membayar biaya perwakilan hukum pada :
 Suatu pemeriksaan koroner atau penyelidikan dlm hal kematian
 Berasal dari suatu keputusan pengadilan dari suatu pelanggaran hukum / peraturan yg menimbulkan cedera / kerugian yg menjadi pokok ganti rugi

Atractive nuisance, ch : meletakkan kaca berwarna-warni dihalaman rumah utk keindahan dpt menarik perhatian anak2.

CONTRACTUAL LIABILITY
Kewajiban penanggung untuk memberi ganti rugi kepada tamu atau pengunjung yang cidera ketika berada dilokasi suatu proyek bangunan sebagai akibat kegiatan yang dilaksanakan sehubungan dengan proyek tersebut, kewajiban tersebut sebenarnya menjadi tanggung jawab kontraktor, akan tetapi diambil oleh penanggung, karena adanya perjanjian asuransi antara kontraktor dan penanggung.

PROFESIONAL LIABILITY
Memberikan jaminan kepada seorang pemegang profesi terhadap tanggung gugat kepada klien yang menderita kerugian karena kesalahan/ kelalaian.

Hal-hal yang dijamin dalam Prof Indemnity Insurance :
1. Tanggung gugat yang timbul dari pelaksanaan profesi yang bersangkutan
2. tanggung gugat yang timbul karena hal-hal yang ada dalam tempat dimana profesi tersebut dilaksanakan

CLAIM MADE BASIS
Adalah penanggung hanya bertanggung jawab atas klaim yang terjadi dalam kurun waktu berlakunya polis. Dengan demikian kerugian-kerugian yang terjadi pada saat polis masih berlaku namun belum dituntut karena belum diketahui dan baru dituntut setelah polis tidak berlaku lagi, tidak menjadi tanggung jawab penanggung.

Product Guarantee berdasarkan Claim Made Basis :

Perbedaan Claim Made Basis dan Claim Occuring Basis adalah :

Claim Made Basis
Klaim yang diajukan harus dalam periode asuransi tanpa memperdulikan kapan terjadinya dan apa penyebabnya.

Keuntungan :
Polis yang terbaru mempunyai jaminan yang lebih luas
Limit ganti rugi lebih memadai dari pada polis sebelumnya

Kerugian :
Perbedaan wording dipasaran asuransi
Perbedaan interprestasi atas wording
Beberapa penanggung lebih memilih penyelesaian secara klaim made basis
Penanggung dapat menolak renewal polis

Claim Occuring Basis
Klaim/ kerugian harus pada saat periode asuransi

Keuntungan :
Klaim yang terjadi mengabaikan kapan penyebabnya terjadi

Kerugian :
Klaim yang terjadi diluar periode pertanggungan tidak dijamin
Klaim yang dibayar tanpa memperdulikan kapan premi dibayar
Klaim yang terjadi saat ini belum tentu berasal dari penyebab saat ini, bisa juga berasal dari penyebab yang lalu.


POLUTION RISK
Masyarakat industrialis, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan menyebabkan timbulnya polusi., walaupun demikian tidak ada definisi polusi tetapi disamakan dengan kejadian-kejadian yang ditimbulkan dari kegiatan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung, sesuatu yang tidak dapat diterima dan merugikan terhadap lingkungan.

Liability terhadap polusi dapat timbul kelalaian atau gangguan atau dari penyimpangan kewajiban berdasarkan UU, ban, asap, busa yang mencemari atmosfir, bahan kimia yang mengalir kedalam sungai demikian juga suara berisik dapat dikatakan polusi.



JURISDICTION CLAUSE
Adalah bahwa dimana terdapat perluasan teritori dan terjadi sehubungan dengan perluasan dengan teritori tersebut maka hukum yang digunakan adalah hukum dinegara penanggung. Hal ini perlu diterapkan untuk mencegah penuntut shoping arround.

TERRITORIAL LIMIT
Penggantian kerugian hanya terhadap kerugian-kerugian yang terjadi didaerah tertentu, biasanya dinegara dimana perusahaan itu berdomisili, batas wilayah dapat diperluas ke negara-negara kemana barang-barang tersebut dieskport.



RETROACTIVE COVER (Jaminan Mundur) As. Tanggung Gugat Profesional
Jaminan mundur ini adalah memberikan jaminan terhadap kerugian-kerugian akibat kesalahan tertanggung yang dibuatnya antara satu sampai tiga tahun sebelum ia menutup pertanggungan. Namun untuk dapat diberikan jaminan mundur dipersyaratkan hal-hal sebagai berikut :

- Calon tertanggung pada waktunya minta ditutupnya pertanggungan tanggung gugat profesi sudah mempunyai polis sejenis yang akan segera berakhir.
- Jaminan mundur tidak akan lebih lama dari pada jangka waktu polis yang akan berakhir terebut.
- Jaminan mundur ini tidak menjamin terhadap :
- kerugian yang sudah diketahui
- hal-hal yang menyebabkan kerugian sudah diketahui atau sepatutnya dapat diketahui tertanggung
- Kerugian-kerugian yang sudah dilaporkan kepada penanggung yang lama, tetapi belum diselesaikan.

Bentuk Reasuransi yg biasa digunakan dlm asuransi tanggung gugat :
1. Excess of Loss
2. Stop Loss
3. Catastrop Excess of Loss

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Indonesian Open University studentut Online Kammarkollegiet Swedish State's Insurance Institute Affairs Education